HTProtect.org
HTProtect HTProtect JOOMLA SECURITY
htprotect.org Celah keamanan & panduan pembaruan
Baru htprotect.app - Manajemen Terpusat untuk Banyak Situs Joomla
Pertolongan pertama

Situs Joomla diretas – langkah pertama dalam urutan yang tepat

Tenang, kerjakan satu per satu. Panduan ini bisa dijalankan tanpa baris perintah – dan menyebutkan juga di titik mana fitur bawaan Joomla tidak lagi mencukupi.

Tutup dulu celahnya, baru bersihkan
Menghapus apa yang ditinggalkan penyerang belum menutup jalan yang ia pakai untuk masuk. Keduanya sama-sama perlu – persis dalam urutan itu.

Apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan sakelar offline Joomla

Joomla bisa menutup situs untuk pengunjung. Sakelarnya ada di Dasbor BerandaKonfigurasi Global pada tab Situs dan bernama Site Offline. Ada dua batasan yang penting di sini. Manual Joomla menyatakan dengan tegas bahwa sakelar tersebut tidak berlaku untuk area administrator dan tidak berlaku untuk pengguna yang bisa login ke backend. Dan yang dimaksud Google dengan “menonaktifkan situs” lebih ketat lagi: situs sama sekali tidak boleh menyajikan konten kepada pengunjung. Kode status dari deretan 4xx atau 5xx menurut Google secara tegas tidak cukup, karena di sampingnya konten berbahaya masih bisa ikut disajikan.

Amankan jejaknya sebelum Anda membersihkan

Joomla menyimpan catatannya sendiri tentang kegiatan di backend, yaitu di PenggunaLog Aktivitas Pengguna. Hanya Super User yang bisa membukanya, dan isinya bisa diunduh sebagai file CSV langsung dari backend. Bacalah dengan menyadari batasannya: alamat IP tidak ikut dicatat selama opsi untuk itu tidak diaktifkan, yang tercatat pun hanya kejadian dari ekstensi yang dipilih di opsinya, dan entri lama dihapus setelah sekian hari sesuai angka yang diatur di plugin terkait. Jadi, apa yang tidak muncul di sana bukan bukti bahwa tidak terjadi apa-apa.

Periksa daftar pengguna dari akun asing

Buka PenggunaKelola. Untuk setiap akun, daftar itu antara lain menampilkan Nama Pengguna, Kelompok Pengguna, Kunjungan Terakhir, dan Tanggal Pendaftaran. Perhatikan akun yang tidak Anda buat sendiri – terutama yang berada di kelompok dengan hak akses luas – dan akun yang mendaftar sekitar waktu keanehan pertama kali muncul.

  1. Ganti kata sandi dan wajibkan login multi-faktor

    Ganti kata sandi semua akun backend. Joomla sudah membawa autentikasi multi-faktor sejak bawaannya dan bisa mewajibkannya untuk sebuah kelompok pengguna – manual resminya secara tegas menganjurkan agar fitur ini diaktifkan.

  2. Hapus akun asing

    Hapus akun yang tidak Anda buat sendiri. Menghapusnya saja belum cukup selama jalan masuknya masih terbuka.

  3. Perbarui Joomla dan semua ekstensi

    Inti Joomla diperbarui lewat SistemPembaruanJoomla, ekstensinya lewat SistemPembaruanEkstensi. Perhatikan batasan yang disebutkan Joomla sendiri: di sana hanya muncul ekstensi yang mendukung server pembaruan. Selebihnya harus Anda perbarui secara manual.

  4. Cocokkan dengan daftar ekstensi rentan

    Bandingkan ekstensi yang terpasang di situs Anda dengan daftar resmi tersebut. Di sana ada juga kategori untuk celah yang belum ada perbaikannya – ekstensi yang tercantum di situ harus dihapus, bukan sekadar disembunyikan.

  5. Jangan hanya menyembunyikan ekstensi yang rentan

    Dokumentasi Joomla tegas soal ini: menghapus tautan menu atau membatalkan penayangan sebuah modul tidak membuat ekstensi tersebut menjadi tak terjangkau.

Membersihkan baru separuh pekerjaan
Selama jalan masuknya tetap terbuka, hal yang sama akan terulang dalam hitungan hari. Perbarui Joomla beserta setiap ekstensi, lalu cocokkan apa yang terpasang di situs Anda dengan daftar resmi ekstensi rentan.

Backup saja jarang menuntaskan masalah

Memulihkan backup kemarin terasa seperti solusi yang bersih, dan kadang memang begitu. Sering kali tidak. Sucuri merangkum pengalaman pembersihannya sendiri seperti ini: “Hackers always leave a way to get back into your site. More often than not, we find multiple backdoors of various types in hacked Joomla! sites.” Artinya: penyerang selalu meninggalkan jalan untuk masuk kembali, dan pada situs Joomla yang diretas biasanya ditemukan lebih dari satu backdoor. Backup dari sebelum peretasan tetap memuat celah yang dipakai untuk masuk – sedangkan backup dari sesudahnya bisa jadi sudah memuat backdoor-nya.

Kapan sebaiknya Anda menyerahkannya kepada ahli

Ada titik ketika fitur bawaan tidak lagi mencukupi. Sucuri menyebutkannya dalam panduannya sendiri: sebagian langkah menuntut akses ke server web dan database, dan siapa pun yang tidak terbiasa dengan tabel database atau file di server sebaiknya meminta bantuan daripada bereksperimen. Itu bukan kegagalan – situs yang hanya bersih separuh lalu kembali disusupi pada akhirnya lebih mahal daripada sekali dikerjakan dengan benar.

Sumber & bacaan lanjutan

Informasi resmi dari masing-masing pengembang selalu menjadi acuan utama. Halaman ini merangkum informasi yang tersedia untuk umum secara netral.